Menu

Mode Gelap

Tekno & Sains · 19 Apr 2022 14:30 WIB

Sains Buktikan Bulan Menjauhi Bumi Layaknya Keterangan Alquran

Avatar badge-check

Editor


 Sains Buktikan Bulan Menjauhi Bumi Layaknya Keterangan Alquran Perbesar

SPI-JAKARTA

Sains telah membuktikan bahwa Bulan bergerak menjauhi Bumi, hal ini layaknya keterangan dalam Alquran. Disebutkan, pada akhirnya Bulan akan meledak.

Dirangkum dari buku ‘Sains dalam Alquran’ karya Nadiah Thayyarah dijelaskan, jika penelitian-penelitian astronomis telah membuktikan bahwa Bulan terus-menerus menjauh dari Bumi.

Pakar astronomi mengatakan, Bulan yang berjarak 300 ribu kilometer dari Bumi terus menjauh, di mana pergerakannya 3 sentimeter per tahun.

Gerakan menjauh ini, pada suatu saat nanti akan membawa Bulan masuk ke area yang terdampak oleh medan gravitasi Matahari. Hal ini, bakal menyebabkan Bulan kelak meledak di permukaan Matahari.

Fenomena tersebut, benar-benar selaras dengan ayat Alquran yang menyatakan:

وَجُمِعَ الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ

Artinya: “Dan matahari dan bulan dikumpulkan.” (QS Al Qiyamah: 9)

Sementara itu, sebuah hasil penelitian menunjukkan Bulan terbentuk sejak 4,6 juta tahun lalu. Selama masa pembentukannya, Bulan menerima hantaman bertubi-tubi dari meteor dan meteorid.

Dikarenakan suhu Bulan saat itu sangat panas, terjadilah peleburan yang dahsyat di permukaan Bulan sehingga menyebabkan terbentuknya lubang-lubang besar yang dinamakan ‘Maria’ dan gunung-gunung tinggi dengan kawahnya yang dinamakan ‘Craters’.
Kemudian kawah-kawah tersebut menumpahkan lahar-lahar dalam volume yang besar dan lahar-lahar itu mengisi lubang-lubang besar tersebut. Gunung-gunung di Bulan pun menjadi tidak aktif dan lahar-lahar berhenti mengalir. Dengan demikian, matilah Bulan.

Sebelum manusia mengetahui bahwa Bulan awalnya pernah bersinar, kemudian mati, kitab suci Alquran yang diturunkan sekira 14 abad lalu telah mengungkap hal tersebut. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta’ala dalam Surah Al Isra Ayat 12:

وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ آيَتَيْنِ ۖ فَمَحَوْنَا آيَةَ اللَّيْلِ وَجَعَلْنَا آيَةَ النَّهَارِ مُبْصِرَةً لِتَبْتَغُوا فَضْلًا مِنْ رَبِّكُمْ وَلِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ ۚ وَكُلَّ شَيْءٍ فَصَّلْنَاهُ تَفْصِيلًا

Artinya: “Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda, lalu Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang agar kamu mencari kurnia dari Tuhanmu, dan supaya kamu mengetahui bilangan tahun-tahun dan perhitungan. Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas.” (QS Al Isra: 12)

Ayat tersebut menunjukkan adanya suatu fakta ilmiah yang baru bisa diketahui umat pada abad ke-20, yaitu bahwa Bulan pada mulanya adalah sebuah benda langit yang menyala.

Artikel ini telah dibaca 78 kali

Baca Lainnya

Keren! MAN 1 Lahat Borong Juara di Ajang English Speech Tingkat Sumsel

31 Januari 2023 - 23:32 WIB

Reject Bighairi Hisab: Penolakan Pengusulan Akreditasi Tanpa Dinilai

26 Januari 2023 - 08:30 WIB

Eksperimen Mobil Elektrik bagi Anak Ala Planet Sains ITB

18 Januari 2023 - 23:42 WIB

UIN Bandung – Dandim 0624 Jalin Kerjasama Penelitian soal Teknologi Inovasi Ketahanan Pangan

17 Januari 2023 - 15:35 WIB

6 Rekomendasi Situs Jurnal Internasional yang Sering Digunakan, Ini Daftarnya!

3 Januari 2023 - 13:00 WIB

Padukan Sains dan Fantasi, 3 Film Fiksi Ilmiah Terbaik

24 Desember 2022 - 08:27 WIB

Trending di Tekno & Sains