Prof Bambang: Terus Mantapkan Kurikulum MBKM Ala Ushuluddin UIN Bandung

oleh

SENTRA PUBLIKASI INDONESIA-BANDUNG

Pendidikan Tinggi tengah melakukan perubahan kurikulum sesuai kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM). Hal ini menjadi perhatian utama di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, termasuk Fakultas Ushuluddin.

Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, melalui Wakil Rektor I, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., telah mengintruksikan agar diterapkan kurikulum MBKM sesuai Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama Republik Indonesia tanggal 15 September 2022.

Struktur mata kuliah berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Pendis Nomor 1591 Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Implementasi MBKM pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam mencakup Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Wajib Universitas (MKWU), Mata Kuliah Keilmuan dan Keahlian Utama (MKKU), Mata Kuliah Keilmuan dan Keahlian Peminatan (MKKP), dan Mata Kuliah Keilmuan Keahlian Lintas Prodi (MKKP).

Prof. Dr. Bambang Qamaruzzaman, M.Ag., Guru Besar Kebijakan Pendidikan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, melakukan pemantapan kurikulum MBKM sesuai Surat Keputusan Dirjen Pendis. Pemantapan ini dilakukan terhadap Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Studi Agama-Agama, Aqidah dan Filsafat Islam, Ilmu Hadis, dan Tasawuf dan Psikoterapi. Seluruh Ketua dan Sekretaris Jurusan pro-aktif melakukan pemantapan kurikulum MBKM.

“Sejauh ini pemantapan kurikulum berjalan progresif,” papar Prof. Dr. Bambang Qamaruzzaman, M.Ag. di Ruang Guru Besar Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Sabtu (29/10/2022)

Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag., Dekan Fakultas Ushuluddin, berkomitmen untuk segera menyusun bahan kajian pembelajaran semester. “Kita pastikan MBKM berjalan optimal,” ungkapnya didampingi Dr. Radea Juli A. Hambali, M.Hum. (Wakil Dekan I), Dr. Ali Masrur, M.Ag. (Wakil Dekan II), dan Dr. Muhlas, M.Hum. (Wakil Dekan III).