Menu

Mode Gelap

News · 13 Jul 2022 12:20 WIB

Nailah Shabirah, Mapres ITB : Berani Bangun Inisiatif Perubahan

Avatar badge-check

Editor


 Nailah Shabirah, Mapres ITB : Berani Bangun Inisiatif Perubahan Perbesar

SPI-BANDUNG

Menjadi pengusaha sukses dan mampu memberikan dampak positif bagi orang sekelilingnya adalah cita-cita Nailah Shabirah. Mahasiswi yang merupakan Juara 2 dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) ITB Tahun 2022 ini merupakan perwakilan dari Mahasiswa Berprestasi (Mapres) Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB.

“Bagi saya, mahasiswa berprestasi adalah mereka yang driven untuk membangun perubahan untuk lingkungan di sekitarnya. Ini bisa ditunjukkan melalui ide yang dikompetisikan, kemauan untuk belajar, konsistensi dalam membangun inisiatif baru atau mengembangkan inisiatif lama agar terus relevan di masa yang sekarang. Mahasiswa berprestasi adalah mereka yang bisa menginspirasi mahasiswa lainnya untuk tergerak agar bersama-sama memberikan kontribusinya ke masyarakat,” ucap Wanita kelahiran Depok tersebut.

Menurutnya, prestasi memiliki cakupan yang sangat luas. Tidak hanya di bidang akademik, prestasi non akademik pun dinilainya begitu penting. Semasa kuliah di tingkat pertama, ia mengikuti Unit Perkumpulan Seni Tari dan Karawitan Jawa (PSTK ITB) dan komunitas Satoe Indonesia di SBM ITB. Beranjak ke tingkat 2, ia pun mulai menjadi Project Associate di Keluarga Kabinet Mahasiswa (KM) ITB. Baru di tingkat 3, ia mulai fokus berkecimpung di organisasi luar kampus. Banyaknya kegiatan kemahasiswaan yang diikuti Nailah, bukanlah tanpa alasan. Semua yang ia lakukan di organisasi-organisasi tersebut adalah hal-hal yang ia sukai.

“Orang tua saya memberikan kebebasan untuk bisa memilih jalur hidup saya sendiri. Mereka tidak pernah memaksa saya untuk berkecimpung di suatu bidang atau untuk melakukan hal-hal lainnya yang mereka inginkan. Untuk itu saya secara pribadi memiliki kontrol yang besar untuk melakukan hal-hal yang saya sukai. Tetapi walaupun begitu , saat saya merasa gagal atau memilih jalan yang salah, mereka selalu ada untuk mendukung apapun pilihan hidup saya,” jelas Nailah.

Bercinta-cita menjadi pengusaha di usia muda, Nailah dan beberapa rekannya membangun sebuah start-up Bernama Meraki Asa Community Engagement Platform. Hal tersebut merupakan platform untuk pemuda Indonesia sebagai usaha mengatasi kesenjangan pendidikan dan Kesempatan Kerja di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Program ini menggabungkan community engagement langsung ke desa di NTT dengan program edukasi lanjutan melalui platform. Diharapkan dari inisiatif ini, kesenjangan pendidikan dan kesempatan berkarir untuk masyarakat Indonesia di Pulau Jawa dan Luar Pulau Jawa semakin menurun sehingga meningkatkan angka Human Development Index Indonesia yang linear dengan kesejahteraan rakyatnya.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Selamat! Versi Webometrics Januari 2023, UIN Bandung Duduki Posisi I PTKIN Terbaik di Indonesia

2 Februari 2023 - 10:01 WIB

Terapkan MBKM, 7 Mahasiswa UIN Batusangkar Ikut Magang di PT. Madani Intelsysdata Jakarta

1 Februari 2023 - 13:45 WIB

Kuasai 3 Kemampuan Skills Menulis Artikel Ilmiah Biar Keren Hadapi Abad 21

28 Januari 2023 - 16:22 WIB

Keren! 6 Madrasah Digital Moderat Hadir di Kota Malang

23 Januari 2023 - 09:44 WIB

Begini Pendapat Rektor UIN Bandung soal Polemik Biaya Haji 2023

22 Januari 2023 - 22:19 WIB

Jurnal Prisma: Soedjatmoko Pemikir, Intelektual Bangsa yang Kritis

20 Januari 2023 - 14:26 WIB

Trending di News