Menu

Mode Gelap

Agama · 9 Mar 2022 11:05 WIB

MUI Ingatkan Belajar Agama Tak Cukup Lewat Media Sosial

Avatar badge-check

Editor


 MUI Ingatkan Belajar Agama Tak Cukup Lewat Media Sosial Perbesar

(PALU-SPI)

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu Prof KH Zainal Abidin MAg mengatakan, pihaknya meminta para mubaligh agar melawan dakwah yang mengandung narasi intoleransi dan radikalisme di media sosial.

optimalkan penggunaan media sosial sebagai media sosialisasi dan dakwah, untuk melawan dakwah yang bernuansa dan mengandung narasi intoleransi dan radikalisme,” katanya.

Prof Zainal mengatakan perkembangan zaman telah melahirkan kemajuan teknologi informasi yang memudahkan manusia untuk berinteraksi dan mengakses berbagai informasi.

“Saat ini media sosial menjadi satu kebutuhan manusia, sebagai satu konsekuensi atas perkembangan zaman, yang secara langsung telah mengubah gaya hidup manusia. Maka hampir semua manusia di muka bumi ini bergantung dengan media sosial sebagai media komunikasi dan informasi,” kata Prof Zainal Abidin.

Guru Besar Pemikiran Islam Modern UIN Datokarama Palu itu mengemukakan, ketergantungan manusia terhadap media sosial, dimanfaatkan oleh sebagian kelompok untuk menyebarkan informasi/dakwah yang mengandung narasi intoleransi dan radikalisme.

Bahkan, lewat media sosial dijadikan alat oleh kelompok radikal untuk mendoktrin seseorang agar mau dan bersedia mengikuti faham dan pendapat yang dianut oleh mereka.

“Maka ini harus dilawan, media sosial harus dioptimalkan fungsinya oleh kita masing-masing, untuk melawan intoleransi, radikalisme dan terorisme,” ucapnya.

MUI Palu mengakui dakwah untuk kontra intoleransi dan radikalisme di medis sosial sangat rendah, padahal hal itu sangat penting dan mesti digencarkan.

“Masyarakat kita, generasi muda kita lebih memilih hal-hal yang instan, mereka hanya mengunjungi media sosial youtube dan sebagainya, untuk belajar agama. Maka, jangan sampai mereka terjerumus kepada hal-hal yang kita semua tidak inginkan,” imbuhnya.

MUI Palu, kata Prof Zainal, mengimbau kepada umat beragama khususnya generasi muda Islam, agar belajar agama kepada mereka yang paham tentang agama.

“Belajar dan bertanyalah kepada para tokoh, para ustad yang memiliki pemahaman agama yang luas, yang layak untuk dijadikan sumber, atau datang ke Kantor MUI Palu, Kantor MUI terbuka untuk umum,” ujarnya.

MUI Palu menyiapkan konten media sosial yang berfungsi sebagai media edukasi dan dakwah, yang salah satu tujuannya untuk menangkal dakwah dengan narasi intoleransi, radikalisme, dan terorisme.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Tren Hijrah Generasi Milenial Jadi Bahasan Jurnal Maarif Edisi Ke-40

27 Januari 2023 - 10:44 WIB

4 Isi Deklarasi Damai Umat Beragama

15 Januari 2023 - 14:17 WIB

Dahsyat! Jangan Anggap Enteng Medsos

6 Januari 2023 - 13:30 WIB

Perdana! Kemenag Gelar Perlombaan Barongsai Tradisional

2 Januari 2023 - 23:49 WIB

Seleksi 49.549 Formasi Calon PPPK Kemenag Dibuka, Ini Ketentuan Daftarnya

23 Desember 2022 - 13:10 WIB

Anda Penghulu dan Penyuluh Agama, Ayo Ikuti Pelatihan Online Menulis Karya Ilmiah. Ini Cara Daftarnya

15 Desember 2022 - 17:37 WIB

Trending di Agama