Menu

Mode Gelap

News · 24 Mei 2022 11:28 WIB

Inilah 2 Sosok Dibalik Kesuksesan IJoST Jurnal Q1 UPI

Avatar badge-check

Editor


 Inilah 2 Sosok Dibalik Kesuksesan IJoST Jurnal Q1 UPI Perbesar

SPI-BANDUNG

Dwi Fitria Al Husaeni dan Dwi Novia Al Husaeni merupakan dua orang mahasiswi Departemen Pendidikan Ilmu Komputer, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang merupakan tim layout dan web editor IJoST. Dwi dan Via itulah sapaan akrab mereka. Mereka merupakan saudara kandung yang berkuliah ditempat yang sama, jurusan yang sama, namun berbeda angkatan. Dwi masuk kuliah pada tahun 2019 sedangkan Via pada tahun 2021.

Dwi mulai bergabung dalam tim pengelola jurnal Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) lebih dulu dibandingkan Via. Dwi sudah bergabung dengan pengelola jurnal UPI (KJP) kurang lebih 2 tahun dari semester 3 hingga sekarang sudah menginjak semester 6. Berbeda dengan Dwi, Via bergabung dengan tim pengelola jurnal di Universitas Pendidikan Indonesia (KJP) ketika semester 1. Sudah lebih dari 6 bulan via bergabung sebagai tim pengelola jurnal. Sekarang Via sudah menjadi mahasiswi semester 2.

Selain mengelola jurnal IJoST, mereka juga tergabung dalam tim peneliti di Nandiyanto Research Group (NRG) yang beranggotakan Rina Maryanti (Dosen Pendidikan Khusus FIP UPI), Risti Ragadhita, S.Si. (mahasiswi S2 Kimia), dan Meli Finandini (Mahasiswi S1 Pendidikan Kimia). Tak hanya sebagai pengelola jurnal, mereka cukup aktif dalam menulis beberapa artikel, meskipun belum seperti peneliti lainnya di tim NRG. Di bawah bimbingan Dr. Eng. Asep Bayu Dani Nandiyanto, M.Eng., Dwi telah menghasilkan 5 publikasi yang terindeks scopus, 26 artikel jurnal yang terindeks google scholar serta 2 buku. Sedangkan Via baru menghasilkan 1 publikasi yang terindeks scopus, 5 artikel jurnal yang terindeks google scholar serta 1 buah buku.

Bergabung menjadi tim pengelola jurnal merupakan hal yang baru bagi Dwi dan Via, utamanya mengelola jurnal IJoST yang merupakan jurnal terbaik di Indonesia. Hal – hal yang sebelumnya tidak mereka ketahui dan tidak mereka pelajari, mereka temukan di sini. Selain belajar mengenai tata cara mengelola jurnal, mereka pun belajar cara mensyukuri apa yang telah mereka dapatkan dan mereka capai.

“Mengelola jurnal tidak bisa dikatakan mudah dan tidak bisa juga dikatakan sulit. Mengelola jurnal akan dikatakan mudah jika hati dan pikiran kita ikut terjun kedalamnya. Namun, hal itu akan berbeda jika hati dan pikiran kita tidak sejalan dengan apa yang kita kerjakan,” ungkap Dwi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada UPI karena telah mendukung dan memfasilitasi kami dalam mengelola jurnal khususnya jurnal IJoST sebagai peringkat Q1 dan menjadi jurnal No. 1 Se-Indonesia,” Ungkap Dwi dan Via.

Dwi dan Via berharap banyak mahasiswa/i yang termotivasi untuk terjun ke dalam dunia penelitian, melakukan banyak penelitian dan menorehkan banyak prestasi. Tidak hanya prestasi dalam bidang yang terkait dengan perkuliahan, namun juga bidang lainnya

Artikel ini telah dibaca 150 kali

Baca Lainnya

Selamat! Versi Webometrics Januari 2023, UIN Bandung Duduki Posisi I PTKIN Terbaik di Indonesia

2 Februari 2023 - 10:01 WIB

Terapkan MBKM, 7 Mahasiswa UIN Batusangkar Ikut Magang di PT. Madani Intelsysdata Jakarta

1 Februari 2023 - 13:45 WIB

Kuasai 3 Kemampuan Skills Menulis Artikel Ilmiah Biar Keren Hadapi Abad 21

28 Januari 2023 - 16:22 WIB

Keren! 6 Madrasah Digital Moderat Hadir di Kota Malang

23 Januari 2023 - 09:44 WIB

Begini Pendapat Rektor UIN Bandung soal Polemik Biaya Haji 2023

22 Januari 2023 - 22:19 WIB

Jurnal Prisma: Soedjatmoko Pemikir, Intelektual Bangsa yang Kritis

20 Januari 2023 - 14:26 WIB

Trending di News