6 Rahasia Mahasiswa UIN Bandung Bisa Terbitkan 927 Artikel di Jurnal Ilmiah

oleh

BANDUNG-SENTRA PUBLIKASI INDONESIA

Publikasi ilmiah mahasiswa mencapai 927 artikel. Capaian ini dilaporkan oleh Kelas Menulis Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung membuka kesempatan yang seluas-luasnya kepada seluruh sivitas akademik termasuk di dalamnya mahasiswa untuk melakukan akselerasi publikasi ilmiah. Kesempatan ini dibuka sejak periode pertama Tahun 2015-2019. Lalu, kebijakan akselerasi publikasi ilmiah ditingkatkan pada periode kedua Tahun 2019-2023. Tiap tahun Rektor selalu memberikan apresiasi dan penghargaan kepada mahasiswa dengan kategori publikasi ilmiah paling produktif.

Kebijakan Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung terkait akselerasi publikasi ilmiah sepenuhnya mendapat dukungan dari jajaran Wakil Rektor, yakni Prof. Dr. H. Rosihon, M.Ag. (Wakil Rektor I), Prof. Dr. H. Tedi Priatna, M.Ag. (Wakil Rektor II), Prof. Dr. H. Ah. Fathonih, M.Ag. (Wakil Rektor III), dan Prof. Dr. Hj. Ulfiah, M.Si. (Wakil Rektor IV). Kebijakan akselerasi publikasi ilmiah diarahkan untuk memberikan dampak kepada masyarakat luas. Sekaligus diarahkan untuk meningkatkan kinerja webometrics pendidikan tinggi.

1. BUDAYA SEKOLAH MENULIS
Mula-mula UIN Sunan Gunung Djati Bandung mendirikan “Sekolah Menulis” yang dirintis Tahun 2018. Sekolah Menulis ini didirikan oleh Pusat Penelitian dan Penerbitan (Puslitpen) pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) di UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Sekolah Menulis mengadakan pelatihan dan pendampingan dalam penulisan artikel ilmiah bagi para sivitas dosen untuk mengungkit pencapaian publikasi ilmiah hasil penelitian. Hasil-hasil penelitian dosen dalam bentuk artikel berhasil terbit di jurnal ilmiah nasional, prosiding internasional, dan di jurnal internasional bereputasi global.

Kualitas luaran Sekolah Menulis berupa publikasi artikel ilmiah dipantau oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Tak pelak lagi Sekolah Menulis telah menciptakan budaya akademik yang kondusif dalam menopang akselerasi publikasi ilmiah sivitas akademik. Salah satu manfaatnya adalah peningkatan karier dosen dan pencapaian jabatan tertinggi guru besar atau profesor. Termasuk peningkatan kinerja webometrics UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

2. PENDIRIAN KELAS MENULIS

Sebagai upaya melanjutkan budaya Sekolah Menulis kemudian didirikan “Kelas Menulis” di level fakultas. Kelas Menulis di Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung didirikan Tahun 2020.

Kelas Menulis bertugas membantu sivitas akademik khususnya mahasiswa dalam peningkatan dan pengembangan kapasitas keterampilan (skills) penulisan artikel ilmiah. Termasuk akselerasi publikasi artikel di jurnal ilmiah dan sekaligus pengelolalaan jurnal ilmiah.

Pada Rencana Strategis periode Tahun 2019-2023, Fakultas Ushuluddin mencanangkan 1000 publikasi artikel ilmiah mahasiswa. Semula hanya dicanangkan 500 artikel saja, tetapi setelah melihat animo dan antusiasme mahasiswa terus meningkat maka target pencapaian ditambah menjadi 1000 artikel ilmiah mahasiswa sampai akhir Tahun 2023.

Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag., Dekan Fakultas Ushuluddin beserta jajaran Dekanat, Jurusan, Unit, dan dukungan segenap sivitas tergerak untuk melanjutkan budaya “Sekolah Menulis” level universitas. Sehingga berdirilah “Kelas Menulis” di tingkat fakultas di bawah koordinasi Laboratorium Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

3. FAKTOR-FAKTOR PENGUNGKIT PUBLIKASI

Kenapa mahasiswa bisa menerbitkan 927 artikel di jurnal ilmiah, apa rahasianya? Pertanyataan ini diajukan kepada founder Kelas Menulis di Fakutas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Penggagas Kelas Menulis ini menjawab “Mahasiswa bisa menerbitkan sampai ratusan artikel karena semua capaian dihitung satu persatu. Setiap terbitan artikel hasil capaian mahasiswa di jurnal ilmiah dihitung sejak awal sampai sekarang ini. Sengaja penghitungan dilakukan secara detail, lengkap, komprehensif, dan berkala sebagai bentuk apresiasi sekaligus penghargaan terhadap prestasi mahasiswa,” ungkap Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag.

Animo mahasiswa terus meningkat dalam melakukan publikasi ilmiah karena beberapa faktor pengungkit. Pertama, kebijakan pimpinan universitas terkait akselerasi publikasi ilmiah. Kedua, pelatihan dan pendampingan penulisan artikel ilmiah khususnya bagi sivitas mahasiswa selama masa kuliah. Ketiga, fasilitasi oleh para tutor Kelas Menulis serta support system dari tata usaha.

Mahasiswa mendapat pendampingan dalam beberapa hal. Antara lain pengenalan template jurnal ilmiah. Pelatihan teknik sitasi dengan menggunakan perangkat otomatis manajemen Mendeley. Latihan menulis artikel dengan mengacu pada modul yang mencakup 11 tahap penulisan karya ilmiah. Latihan tahapan melakukan korespondensi dalam pengiriman artikel ke jurnal ilmiah serta membuka latihan pengelolaan jurnal ilmiah berbasis Open Journal System (OJS).

Saat ini, Kelas Menulis secara operasional dikelola oleh para alumni lulusan Kelas Menulis dengan melibatkan dosen sebagai tutor pelatihan dan pendampingan penulisan artikel ilmiah. Kelas Menulis telah menggelar sejumlah pelatihan, bukan saja di internal melaikan di eksternal pendidikan tinggi. Kelas Menulis dalam segala aktivitasnya bekerja sama dengan Rumah Jurnal UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

4. 927 CAPAIAN PUBLIKASI ILMIAH

Sivitas mahasiswa Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung telah mencapai 927 publikasi artikel di berbagai jurnal ilmiah dengan sebaran di bawah ini:

Capaian 927 artikel mahasiswa yaitu: 420 Artikel di Jurnal ISSN Gunung Djati Conference Series (GDCS); 256 Artikel di Jurnal Nasional ISSN; 173 di Prosiding Nasional; 29 Artikel di Jurnal Terakreditasi Nasional Sinta 3; 24 Artikel di Jurnal Terakreditasi Nasional Sinta 5; 22 Artikel di Jurnal Terakreditasi Nasional Sinta 4; 3 Atikel di Jurnal Terakreditasi Nasional Sinta 2; dan 1 Artikel terbit di jurnal internasional reputasi global index Scopus Q1 yang merupakan hasil kemitraan dosen dan mahasiswa.

Jenis publikasi ilmiah mahsiswa beragam. Di antaranya terbit di jurnal ISSN internal universitas dan jurnal ISSN eksternal pendidikan tinggi di berbagai wilayah. Publikasi ilmiah mahasiswa dihasilkan melalui berbagai kegiatan. Seperti luaran mata kuliah dengan menerapkan Outcome Based Education (OBE), konferensi nasional dan internasional, sidang munaqasyah artikel ilmiah untuk meraih gelar sarjana, dan pengiriman naskah ke berbagai jurnal termasuk ke jurnal terakreditasi nasional index Sinta.

5. KOTRIBUTOR AUTHORS PUBLIKASI ILMIAH MAHASISWA

Jumlah artikel ilmiah kontributor mahasiswa berdasarkan sebaran program studi atau jurusan di bawah ini:

Author mahasiswa dalam publikasi ilmiah menurut sebaran jurusan, yaitu: 100 Artikel Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam (AFI); 150 Artikel Jurusan Studi Agama-Agama (SAA); 192 Artikel Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi (TP); 201 Artikel Jurusan Ilmu Hadis (ILHA); dan 274 Artikel Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT).

Publikasi ilmiah mahasiswa mulai dihitung secara berkala sejak Tahun 2020 sampai tanggal 01 Mei 2023. Kategori artikel meliputi karya ilmiah mahasiswa mandiri, karya ilmiah kemitraan dosen dan mahasiswa, dan karya ilmiah kolaborasi mahasiswa lintas pendidikan tinggi, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Adapun update para author mahasiswa dalam menyumbangkan publikasi ilmiah dilakukan oleh Kelas Menulis Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Kelas Menulis juga mendorong pemeliharaan akun profil Google Scholar bagi lingkungan mahasiswa Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

6. TANTANGAN PUBLIKASI ILMIAH MAHASISWA

Publikasi ilmiah mahsiswa masih ada kendala yang sekaligus menjadi tantangan untuk peningkatan di masa depan. Paling utama ternyata banyak mahasiswa belum mempunyai laptop sehingga latihan penulisan artikel ilmiah dikerjakan melalui handphone atau android. Praktis, ketentuan APA Style juga dikerjakan secara manual tanpa menerapkan perangkat otomatis manajemen Mendeley.

Di masa depan, Kelas Menulis ideal bila mengupayakan peningkatan kualitas dibanding kuantitas. Mahasiswa mesti didorong meningkatkan kelayakan penulisan artikel sehingga bisa tembus di jurnal terakreditasi nasional index Sinta. Selain mendapat pendampingan dari dosen, mahsiswa juga bisa berlatih menulis artikel ilmiah secara mandiri dengan mengikuti tahapan sesuai modul penulisan atau dengan mengacu pada model-model artikel yang telah terbit di jurnal ilmiah.

Termasuk mahasiswa idealnya bisa berlatih secara mandiri melakukan korespondensi berbasis OJS. Seperti submit artikel, menerima hasil review dari editor jurnal, melakukan revisi hasil peninjauan reviewer, dan upload ulang naskah hasil revisi. Juga mahasiswa hendaknya bersedia melaksanakan magang untuk praktik pengelolaan jurnal ilmiah berbasis OJS.

“Penguatan publikasi ilmiah mahasiswa perlu dilakukan melalui kerja sama, kemitraan, dan kolaborasi lintas pendidikan tinggi. Terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak atas kebijakan, dukungan, dan partisipasi untuk target pencapaian 1000 publikasi artikel ilmiah mahasiswa,” pungkas Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag., Dekan Fakultas Ushuluddin.